Poem, Sajak: ‘Ibrah Musibah
Syukur kerna musibah ini, Menginsafkan daku betapa daifnya sang hamba, Hanya bisa berbuat apa-apa, Hatta mengelipkan mata atau bersuara, hanyalah seizin Tuannya. Syukur atas musibah ini, Memberiku peluang merasai mati sebelum mati, Menanggung sendirian segala hiba dan derita…… Bertemankan Raqib dan `Atid di sisi…….. Munkar dan Nakir? Bilakah mati????? Syukur atas musibah itu, Membuatkanku terkaya daripada rasa memiliki segala sesuatu, Walaupun ia dalam pelukanku, dalam genggamanku………
Read More









